Friday, 6 June 2014

7 Alternatif menentukan arah mata angin tanpa kompas

Bagi seorang traveler atau penghobi petualangan alam bebas, mengetahui arah merupakan sebuah keharusan. Selain untuk memandu perjalanan agar tidak tersesasat, mengetahui arah juga penting untuk keperluan ibadah khususnya bagi mereka yang beragama Islam.Oleh karena itu, alat seperti kompas maupun GPS harus siap setiap saat.
Namun sebagai kita sering lupa membawa alat-alat tersebut. Atau tidak menutup kemungkinan pula kompas atau GPS yang kita bawa tiba-tiba hilang atau rusak di tengah perjalanan. Untuk itu, tentunya sangat penting bagi anda para petualang untuk mengetahui cara lain mengetahui arah.
Berikut 7 alternatif menentukan arah mata angin tanpa kompas :

1. Kompas darurat dari silet atau jarum

Cara ini terbilang mudah dan raktis, anda hanya perlu menyediakan jarum atau silet, gabus dan semangkuk air. Caranya, gosoklah silet atau jarum di permukaan yang kering lalu gabungan dengan gabus. Selanjutnya, letakkanlah jarum dan gabus tadi di atas permukaan air dan biarkan  mengapung. Sekarang perhatikanlah, ujung silet atau jarum pada kompas sederhana anda akan selalu menunjuk ke arah utara atau selatan.

2. Melihat kuburan Islam dan Kristen

Jika anda berada di sebuah pedesan yang asing khususnya di Indonesia, maka anda bisa menentukan arah dengan melihat kuburan. Kuburan Islam dan Kristen selalu menunjukkan arah utara dan selatan.Bagian kepala akan selalu berada di utara dan menghadap ke barat (arah kiblat). Jadikanlah ini sebagai patokan dasar.

3. Masjid/Musholla

Di Indonesia, masjid selalu menghadap ke arah barat, karena ka'bah yang dijadikan kiblat umat muslim berada di barat Indonesia. Anda bisa memanfaatkan ini sebagai patokan dasar menentukan arah selanjutnya.

4. Melihat jam dan posisi matahari

Selain sebagai penunjuk waktu ternyata jam juga bisa menjadi penunjuk arah mata angin dengan bantuan matahari. Contoh kasus sekarang jam 09.15.Anda arahkan angka 12 ke matahari,jika sudah,perhatikan jarum pendek yang menunjuk angka 9.Tengah-tengah antara angka 9 dan 12 akan selalu menunjuk arah utara.Sebagai catatan, teknik ini bisa di gunakan hanya ketika matahari muncul saja yang berarti harus dilakukan pada siang hari.

5. Bayangan benda

Jika anda tersesat pada siang hari, bayangan benda dapat membantu anda menentukan arah.Caranya, letakkan benda tegak di permukaan tanah lalu perhatikan bayangannya. Jika siang menuju sore, bayangan benda umumnya condong ke barat. Sebaliknya, jika tersesat pagi menjelang siang, bayangan benda umumnya condong ke arah timur.

6. Memanfaatkan pohon

Ketika tersesat di hutan, anda bisa menggunakan pohon untuk membantu menentukan arah. Di daerah beriklim utara, lumut akan tumbuh di sisi utara dari batang pohon, di bagian yang lebih rimbun. Jika anda gagal mendeteksi hal itu, dan ada pohon yang ditebang, anda dapat juga mengamati cincin pohon tersebut untuk mengetahui di mana arah utara. Di belahan bumi utara, cincin pertumbuhan sebatang pohon sedikit lebih tebal di sisi selatan, karena mendapat lebih banyak cahaya. Sebaliknya di belahan bumi bagian selatan, cincin pohon lebih tebal di sisi utara

7. Kelompok bintang Orion menunjukkan arah barat

Jika anda tersesat pada malam hari, anda bisa mencoba manfaatkan keindahan alam lewat taburan bintang di langit. Carilah rasi bintang orion. Rasi bintang ini merupakan perpaduan 3 bintang terang. Jika dipadukan, ketiganya membentuk mirip ekor kalajengking dan selalu menunjuk ke arah barat.

-------------------------------------------------------------

Related Post


EmoticonEmoticon