Monday, 12 March 2018

10 Macam Struktur Sosial dan Contohnya

Struktur sosial merupakan komponen atau unsur-unsur dalam sebuah masyarakat yang tersusun secara teratur sehingga membentuk suatu kesatuan yang sistematik.

Komponen-komponen tersebut dapat berupa kelompok-kelompok sosial, lembaga-lembaga atau institusi-institusi sosial.Komponen-kmponen ini nantinya berperan sebagai wadah bagi setiap anggota masyarakat yang berusaha mengusung nilai-nilai tertentu dan mewujudkannya dalam praktik kehidupan bermasyarakat.

Para ahli mengklasifikasikan struktur sosial ke dalam beberapa bentuk. Diantaranya struktur sosial kaku-luwes, struktur sosial formal-informal, struktur sosial homogen-heterogen, struktur sosial mekanis-statistik dan struktur sosial atas dan bawah.

10 Macam Struktur Sosial dan Contohnya
10 Macam Struktur Sosial dan Contohnya 

Penjelasan 10 Macam-macam Struktur sosial dan Contohnya 

1. Struktur Sosial Kaku 

Struktur sosial kaku adalah struktur sosial yang tidak mungkin atau sangat sulit untuk dirubah. Strutur sosial jenis ini biasanya sudah diwarsan secara turun-menurun dan dilatar belakangi oleh dogma agama atau kesukuan yang amat kuat. 

Contoh struktur sosial yang bersifat kaku diantaranya adalah sistem kasta di India.

2. Struktur Sosial Luwes

Struktur sosial luwes adalah kebalikan dari struktur sosial kaku. Artinya struktur sosial jenis ini sangat fleksibel dan mudah mengalami perubahan.

Contoh struktur sosial luwes dapat kita temukan pada masyarakat yang menganut sistem stratafikasi terbuka seperti di negera kita. Misal untuk menjadi seorang kepala daerah seseorang tidak diharuskan memiliki garis keturunan raja atau bangsawan. Siapapun bisa menjadi kepla daerah selama dia memiliki kapasitas dan pendukung yang memadai.

3. Struktur Sosial Formal

Struktur sosial formal merupakan suatu bentuk struktur sosial yang diakui oleh pihak yang berwenang dan hukum yang berlaku di subuah wilayah. Misalnya lembaga pemerintahan tingkat daerah (Pemda) yang terdiri dari bupati, wakil bupati, sekwilda, dan lain-lain.

4. Struktur Sosial Informal

Struktur sosial informal merupakan kebalikan struktur sosial formal. Struktur semacam ini nyata ada dan berfungsi, tetapi tidak mempunyai ketetapan hukum dan tidak diakui oleh pihak yang berwenang.

Mislanya dalam suatu masyarakat terdapat tokoh adat atau tokoh agama yang memiliki wibawa dan kharisma, dipatuhi dan disegani oleh anggota masyarakatnya, tetapi mereka tidak berada dalam struktur yang formal dan keberadaannya tidak diakui secara konstitusional.

5. Struktur Sosial Homogen

Pada struktur sosial yang homogen adalah jenis struktur soial yang memiliki latar belakang identitas diri yang sama, seperti kesamaan ras, suku bangsa, ataupun agama.

Contoh struktur sosial homogen dapat kita temukan pada struktur suku adat seperti Suku Kampung Naga di Tasik Malaya.


6. Struktur Sosial yang Heterogen

Struktur sosial ini ditandai oleh keanekaragaman identitas anggota masyarakatnya. Struktur sosial yang heterogen memiliki latar belakang ras, suku, ataupun agama yang berbeda dari para anggota masyarakatnya.

Contoh struktur sosial heterogen dapat kita lihat pada masyarakat Indonesia secara umum. Hal ini ditandai dengan banyaknya suku, bahasa, agama dan kepercayaan yang dianut oleh masyarakatnya.

7. Struktur Sosial Mekanis

Struktur mekanis adalah suatu struktur yang menuntut persamaan posisi dari anggotanya agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Contoh struktur sosial mekanis diantaranya adalah struktur keluarga, di mana kedudukan tiap-tiap anggota keluarga merupakan suatu mekanisme yang tidak dapat dengan mudah ditukar atau digantikan tanpa membawa dampak negatif.


8. Struktur Sosial Statistik

Struktur statistik adalah struktur yang dapat berfungsi dengan baik apabila persyaratan jumlah anggotanya terpenuhi. Struktur ini tidak akan jalan atau minimal berjalan dengan cacat apabila komponen anggotanya tidak terpenuhi.

Contoh struktur sosial statistik bisa kita temukan pada jenis olahraga beregu seperti sepak bola, bola volly, bola takraw dan semisalnya.

9. Struktur Atas dan Bawah

Pembagian struktur sosial menjadi struktur atas dan bawah pertamakali dikemukakan oleh Karl Marx.Struktur atas (supra-struktur) menurutnya adalah kelompok orang-orang yang menguasai kekuasaan atas bidang politik, ekonomi dan budaya.

adapun struktur bawah (infra-struktur) adalah rkyat jelata yang tidak memiliki kekuasaan atas bidang politik, ekonomi dan budaya.

10. Struktur Horizontal dan Vertikal

Struktur horizontal merupakan pembedaan masyarakat secara horizontal atau berdasarkan pada aspek diferensiasi. Contoh struktur horizontal adalah perbedaan ras, agama dan keyakinan.

Adapun struktur vertikal merupakan pembedaan masyarakat secara vertikal atau berdasarkan tingkatan.Struktur vertikal ditentukan oleh tinggi rendah strata seseorang dalam suatu masyarakat. Struktur sosial vertikal bsa disebut jug dengan stratafikasi sosial.

Demikian 10 macam struktur sosial dan contohnya ditinjau dari berbagai sudut pandang. Anda juga dapat membaca beberapa artikel yang terkait dengan pembahasan ini sepert pengertian struktur sosial, diferensasi sosial maupun stratafikasi sosial.

Sunday, 11 March 2018

Pengertian Struktur Sosial dan Macam-macam Struktur Sosial

Apa pengertian struktur sosial ? Struktur sosial berasal dari sebuah kata dalam bahasa latin structum yang bermakna menyusun. Secara sederhana struktur sosial dapat kita artikan susunan masyarakat. 
Para ahli sosiologi memiliki pandangan masing-masing  mengenai difinisi struktur social, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menurut Radclife-Brown, struktur sosial adalah suatu rangkaian kompleks dari relasi-relasi sosial yang berwujud dalam suatu masyarakat. Dengan demikian, struktur sosial meliputi relasi sosial di antara para individu dan perbedaan individu dan kelas sosial menurut peranan sosial mereka.
  2. Menurut Evans-Pritchard, struktur sosial ialah relasi-relasi yang tetap dan menyatukan kelompok-kelompok sosial pada satuan yang lebih luas.
  3. Menurut Raymond Firth, konsep struktur sosial merupakan analytical tool atau alat analisis yang diwujudkan untuk membantu pemahaman tentang tingkah laku manusia dalam kehidupan sosial.
  4. Menurut Beattie, struktur sosial adalah bagian-bagian atau unsur-unsur dalam masyarakat itu yang tersusun secara teratur guna membentuk suatu kesatuan yang sistematik.
Pengertian Struktur Sosial dan Macam-macam Struktur Sosial


Nilai Sosial dan Organ-organ Masyarakat

Dari pengertian-pengertian di atas dapat kita simpulkan secara difinitif bahwa struktur social adalah suatu skema penempatan nilai-nilai social budaya dan organ-organ masyarakat pada posisi yang dipandang sesuai dengan tujuan menjadikan organisasi masyarakat sebagai suatu keseluruhan dapat terus berfungsi dengan baik serta kepentingan setiap bagian dari masyarakat tersebut juga dapat berjalan dalam tempo waktu yang relative lama.

Nilai-nilai sosial budaya dalam suatu struktur sosial terdiri dari ajaran agama, idiologi, dan kaidah-kaidah yang berkaitan dengan moral serta peraturan sopan santun yang berlaku dalam suatu masyarakat. Setip nilai sosial memiliki tempat serta peranannya tersendiri dalam kehidupan sosial masyarakat.

Adapun yang dimaksud dengan organ-organ masyarakat adalah semu komponen yang membentuk masyarakat. Komponen-komponen tersebut adalah kelompok-kelompok sosial, lembaga-lembaga atau institusi-institusi sosial.

Organ-organ tersebut berperan sebagai wadah bagi setiap anggota masyarakat yang berusaha mengusung nilai-nilai tertentu dan mewujudkannya dalam praktik kehidupan bermasyarakat.

Setiap kelompok atau komponen-komponen sosial yang begitu beragam memiliki peran masing-masing. Setiap komponen tidak bisa bekerja masing-masing melainkan harus secara bersama-sama saling mengisi dan melengkapi satu sama lainnya.  

Semua kegiatan itu pada akhirnya disatupadukan oleh organisasi besar yang disebut masyarakat.

Klasifikasi (Macam-macam) Struktur Sosial

Jika kita perhatikan secara seksama, struktur sosial yang terbentuk dalam fenomena kehidupan manusia dapat dilasifikasikan ke dalam beberapa jenis:

  • Struktur kaku dan luwes, struktur kaku ialah struktur sosial yang bersifat tidak mungkin  diubah atau sulit untuk diubah. Struktur luwes adalah struktur yang pola susunannya memungkinkan untuk diubah.
  • Struktur formal dan informal. Struktur formal dapat disebut juga dengan sruktur resmi. Yaitu suatu struktur yang diakui pihak berwenang berdasarkan hukum yang berlaku. Adapun struktur informal atau tidak resmi adalah struktur yang nyata atau benar-benar ada serta berfungsi bagi masyarakat, tetapi tidak diakui oleh pihak berwenang dan tidak berketetapan hukum.
  • Struktur homogen dan heterogen. Struktur homogen adalah suatu struktur sosial yang unsur-unsurnya mempunyai pengaruh yang sama terhadap dunia luar. Struktur heterogen adalah suatu struktur yang unsur-unsurnya mempunyai kedudukan yang berbeda-beda dan kesempatan setiap unsur pun berbeda pula, baik terhadap kelompok sendiri maupun terhadap kelompok lain.
  • Struktur mekanis dan statistik. Struktur mekanis adalah suatu struktur yang menuntut persamaan posisi dari anggotanya agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Struktur statistik adalah struktur yang dapat berfungsi dengan baik apabila persyaratan jumlah anggotanya terpenuhi. 
  • Struktur atas dan bawah. Struktur atas atau suprastruktur umumnya diduduki oleh golongan orang yang memegang kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya. Struktur bawah atau infrastruktur adalah tempat bagi golongan masyarakat bawah atau mereka yang taraf kehidupannya relatif rendah.


Diferensasi Sosial dan Stratafikasi Sosial

Mengacu pada pengertian dan jenis struktur sosial, secara umum masyarakat dapat diklasifikasikan ke dalam pengelompokan secara horizontal (diferensiasi sosial) dan secara vertikal (stratifikasi sosial).

Merujuk pada gagasan yang dikemukakan oleh Peter M. Blau; bahwa masyarakat plural dapat dibagi menurut dua faktor, yaitu heterogenitas dan kesenjangan sosial. 

Heterogenitas atau keragaman merupakan pengelompokan masyarak berdasarkan parameter nominal, yang meliputi SARA, parpol, dan ormas. Pengelompokan ini nantinya disebut dengan diferensiasi sosial.

Adapun kesenjangan sosial adalah pengelompokan berdasarkan parameter gradual yang dikenal dengan stratifikasi sosial atau pelapisan sosial, seperti faktor ekonomi dan status atau jabatan.

Baca Juga : 


Saturday, 20 January 2018

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Pernahkah kita bertanya apa sebenarnya yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan setiap tanaman sehingga antara satu tanaman dan lainnya dapat tumbuh dengan ukuran dan tinggi yang berbeda-beda ?

Pada dasarnya semua tumbuhan memiliki kemampuan untuk tumbuh dan berkembang sebgai mana kita pelajari pada materi ciri-ciri makhluk hidup.Namun ada beberapa faktor yang menjadikan setiap tumbuhan memiliki karakteristik tumbuhan kembang yang berbeda-beda. Sehingga kita dapati ada tumbuhan yang diberikan kemampuan untuk tumbuh besar dan tinggi dan tumbuhan yang lain hanya dapat tumbuh dengan ukuran yang tidak seberapa besar atau relatif kecil.

Pertumbuhan dan perkembangan tanaman sangat dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor-faktor tersebut dapat kita kelompokan ke dalam faktor internal dan eksternal.

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan


Faktor internal adalah semua faktor yang terdapat pada tumbuhan itu sendiri berupa faktor genetik yang terkandung dalam gen dan horman. Adapun faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari lingkungan sekitar yang bentuknya bisa berupa cahaya, suhu, kelembapan dan lainnya.

Selanjutnya silahkan simak faktor-faktor yang mempengaruhi yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman berikut ini:

A. Faktor Internal

Ada beberapa faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman diantaranya:

1. Gen
Apa itu gen ? Gen adalah unit pewarisan sifat bagi organisme hidup. Gen ini membawa sifat dari indukan dan diwariskan pada generasi selanjutnya.

Pada tanaman gen dapat mempengaruhi bentuk tubuh, warna bunga ataupun rasa. Selain itu, gen juga menentukan kemampuan metabolisme sehingga sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman tersebut. Tanaman yang mewarisi gen pertumbuhan yang baik hampir dapat dipastikan akan tumbuh dengan baik pula. Tentunya hal ini harus didukung pula dengan faktor-faktor yang lainnya.

2. Hormon
Hormon adalah senyawa kimia  yang dihasilkan oleh organ tubuh tertentu, yang bekerja memacu fungsi organ tubuh tertentu sehingga akan menampakan bebrapa gejala. Hormon biasanya diproduksi dalam jumlah yang tidak banyak, namun fungsinya cukup menentukan.

Ada beberapa gormon pertumbuhana yang terdapat pada tanaman, diantaranya:

  • Hormon Auksin, hormon ini berperan untuk memacu proses pemanjangan, pembelahan, dan diferensiasi sel. Hormon auksin adalah senyawa kimia Indol Asetic Acid (IAA) yang dihasilkan dari proses sekresi pada titik tumbuh yang terletak pada ujung tunas, ujung akar, daun muda, bunga, buah dan juga kambium.
  • Hormon Giberlin, hormon iniberperan untuk pembentukan biji serta perkembangan dan perkecambahan embrio.Hormon giberelin secara alami terdapat pada bagian tertentu tumbuhan yaitu pada buah dan biji saat berkecambah
  • Hormon Etilen, hormon etilen berperan untuk pematangan buah dan perontokan daun.
  • Hormon Sitokinin, sitokinin berperan untuk pembelahan sel atau sitokenesis, seperti merangsang pembentukan akar dan cabang tanaman.
  • Asam absisat, asam abisat berperan dalam proses penuaan dan gugurnya daun.
  • Kaolin, kaolin berperan untuk proses organogenesis tanaman.
  • Asam traumalin, asam traumalin berperan untuk regenerasi sel apabila mengalami kerusakan jaringan.

B. Faktor Eksternal

Faktor eksternal yang mempengaruhi tumbuh kembang tanaman adalah sebagai berikut:

1. Cahaya
Cahaya sangat dibutuhkan dalam proses pembuatan makanan atau dalam tumbuhan lazim disebut dengan istilah fotosintesis. Dari hasil fotosintesis inilah tumbuhan mendapatkan pasokan makanan yang cukup untuk bisa tumbuh. Intensitas cahaya yang memadai akan membuat tenaman dapat tumbuh dengan baik, sebaliknya jika tanaman mendapat intensitas cahaya kurang maka pertumbuhannyapun akan terhambat.

2. Suhu
Suhu cukup berpengaruh pada proses tumbuh kembang sebuah tumbuhan. Hal ini karena suhu mempengaruhi aktivitas enzim dan kandungan air dalam tubuhnya.

Jika suhu lingkungan tinggi, maka akan terjadi transpirasi yang besar yang akan menyebabkan kandungan air dalam tubuh tumbuhan semakin rendah sehingga proses pertumbuhan menjadi lambat. Adapun suhu yang rendah dapat memecahkan masa istirahat pucuk atau biji. Perlakuan temperatur yang rendah akan memacu pembentukan ruas yang lebih panjang daripada ruas dari tumbuhan yang tumbuh di daerah bertemperatur tinggi.


3. Kandungan Air
Air merupakan senyawa yang sangat dibutuhkan dan memiliki fungsi penting bagi tumbuhan. Air membantu proses reaksi kimia dalam sel tumbuhan serta menunjang proses pembuatan makanan melalui proses fotosintesis.

Air yang terkandung dalam tanah dapat melarutkan unsur hara yang akan diserap oleh tumbuhan melalui akar-akarnya. Selain itu, air juga berperan memelihara temperatur tanah yang berdampak langsung pada proses pertumbuhan tanaman. Terbukti, tanaman akan lebuh aktif tumbuh pada malam hari dimana kandungan air dalam tumbuhan lebih tinggi dibanding pada siang hari.

4. Makanan (nutrisi)
Sebagaimana makhluk hidup yang lain, tumbuhan juga memerlukan makanan untuk dapat tumbuh. Sesuai jumlahnya, unsur-unsur makanan yang dibutuhkan oleh tumbuhan dikelompokkan ke dalam unsur makro dan mikro.

Unsur makro merupakan unsur yang diperlukan tanaman dalam jumlah banyak yang terdiri dari karbon, oksigen, hidrogen, nitrogen, sulfur, fosfor, kalium, dan magnesium.

Adapun unsur mikro adalah unsur yang diperlukan tumbuhan dalam jumlah yang relatif lebih sedikit dibandingkan unsur makro. Yang termasuk unsur mikro antara lain  besi, klor, tembaga, seng, molibdenum, boron, dan nikel.

5. PH Tanah
Yang dimaksud dengan PH adalah kadar keasaman tanah. PH tanah sangat berpengaruh dalam pertumbuhan dan perkembangan tumbuh-tumbuhan.

Demikian beberpa faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Jika anda dapati disekeliling anda ada tumbuhan yang terhambat pertumbuhannya maka anada dapat menenlitinya dan menemukan penyebab serta solusi yang dapat diambil.

Monday, 28 August 2017

Ciri-ciri Kingdom Monera dan Contohnya

Monera merupakan organisme bersel satu yang berukuran sangat kecil. Monera memiliki cirri-ciri spesifik yang membedakannya dengan makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu, brdasarkan pada cirri-ciri tersebut para pakar telah mengklasifikasikan monera sebagai satu dari lima kingdom makhluk hidup yang ada di jagad raya.


Ciri-ciri paling mendasar monera antara lain:
Ciri-ciri Kingdom Monera dan Contohnya
  1. Monera memiliki sel tunggal sehingga  tergolong dalam organisme primitif .
  2. Berkembang biak secara aseksual dengan cara pembelahan biner, sedangkan reproduksi seksual secara konjugasi .
  3. Monera memiliki ukuran micro (sangat kecil) yang hanya dapat dilihat dengan microskop.
  4. Monera dapat hidup  di darat, air, dan udara.
  5. Berdasarkan perbedaan RNA ribosom, monera dapat diklasifikasikan menjadi  kelempok Archaebacteria dan Eubacteria.


Ada banyak sekali jenis monera yang ada di alam semesta ini. Bahkan ada yang menyebut bahwa monera memiliki lebih dari 4000 spesies yang berbeda. Namun secara global berdasarkan perbedaan RNA ribosom monera dibedakan menjadi  Archaebacteria dan Eubacteria
.

Archaebacteria dan Contohnya

Archaebacteria memiliki beberapa karekteristik unik seperti sel penyusun tubuhnya bertipe prokariotik,  memiliki simpleRNA polymerase,  dinding sel bukan dari peptidoglikan, tidak memiliki membran nukleus dan tidak memiliki organel sel,  ARN nya berupa metionin,  dan sensitive terhadap toksin dipteri.

Contoh archaebacteria diantaranya adalah:

  1. Methanogen
  2. Halofit ekstrim
  3. Thermo asidofil


Eubacteria dan Contohnya

Eubacteria merupakan jenis bakteri yang bersifat prokariot. Inti dan organel eubacteria tidak memiliki membran, bersifat uniseluler, bersifat mikroskopik, serta mempunyai dinding sel yang tersusun dari peptidoglikon.

Contoh eubacteria antara lain:

  1. Kelas Azotobacteraceae
  2. Kelas Rhizobiaceae
  3. Kelas Micrococcaceae
  4. Kelas Enterobacteriaceae
  5. Kelas Lactobacillaceae
  6. Kelas Bacillaceae
  7. Kelas Neisseriaceae


Pengertian dan Klasifikasi Kingdom Monera

Dalam system klasifikasi makhluk hidup, kita mengenal setidaknya ada lima kingdom makhluk hidup yang mengisi jagad raya ini, salah satunya adalah kingdom monera. Apa itu monera ?

Monera berasal dari bahasa Yunani mones yang berarti tunggal. Sesuai namanya, monera merupakan makhluk hidup uniseluler atau makhluk hidup bersel tunggal.  Selain itu, monera belum memiliki memberan inti sel dan organel-organel bermemberan seperti mitokondria, kloroplas dan badan golgi.

Setidaknya ada dua organisme yang masuk dalam kingdom monera yaitu eubacteria dan arcaebacteria. Keduanya merupakan jenis makhluk hidup yang tidak memilki memberan inti atau lazim disebut dengan organisme prokariotik. Eubacteria banyak sekali kita temukan di sekitar kita. Adapun Archaebacteria, saat ini mulai terbatas keberadaannya. Namun, tetap dapat ditemukan di tempat tertentu, seperti sumber air panas dan daerah yang konsentrasi oksigennya rendah.
Pengertian dan Klasifikasi Kingdom Monera

Baca : Pengertian dan Perbedaan Sel Prokariot dan Eukariot

Ciri-ciri Monera

Monera memiliki beberapa cirri yang membedakannya dengan makhluk hidup lainnya. Ciri-ciri tersebut diantara lain adalah :
CIRI MONERA
  1. Organisme primitif bersel tunggal (Uniseluler)
  2. Organisme mikroskopis yang hanya bisa dilihat dengan bantuan alat seperti mikroskop.
  3. Dapat ditemukan di habitat manapun, bahkan dalam lingkungan yang ekstrim.
  4. Reproduksi Aseksual dengan cara pembelahan biner, sedangkan reproduksi seksual secara konjugasi (penempelan dua organisme yangs saling bertukar inti).
  5. Terbagi menjadi dua kelompok, Archaebacteria dan Eubacteria.


Klasifikasi Kingdom Monera

Sebagaimana telah disebutkan di atas, monera dapat diklasifikasikan ke dalam dua kelompok besar ysitu eubacteria dan arcaebacteria. Sebelumnya monera dikelompokkan menjadi dua kelompok lain, yaitu bakteri dan alga biru. Namun seiring perkembangan ilmu pengetahuan diketahui bahwa alga biru juga dapat dikelompokkan kedalam bakteri sehingga dinamakan cyanobacteria

A. Eubacteria (Bakteri)

Eubacteria atau bakteri merupakan jenis organisme bersel tunggal yang hidup bebas di berbagai tempat. Bakteri memiliki ukuran yang sangat kecil sehingga tidak bisa dilihat langsung dengan mata telanjang. Bakteri memiliki ukuran 0,2-10 micrometer (1 micrometer=1/1000 milimeter).

Eubacteria dapat kita kelompokkan lagi ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil lagi. Cambel menyebutkan bahwa eubacteria memiliki setidaknya 5 kelompok organism yaitu:
  1. Proteobacteria, yaitu bakteri ungu kemoautotrof, Proteobacteria kemoautotrof, dan Proteobacteria kemoheterotrof.
  2. Bakteri gram positif, kelompok bakteri ini beberapa anggotanya dapat berfotosintesis dan sebagian lagi ada yang bersifat kemoheterotrof. Dapat berbentuk endospora ketika keadaan lingkungan kurang menguntungkan. Contoh bakteri ini misalnya Clostridium dan Bacillus.
  3. Spirochetes, bakteri ini memiliki bentuk sel heliks, memiliki panjang sampai 0,25 mm. Kelompok bakteri ini bersifat kemoheterotrof. Ada yang hidup bebas dan ada yang patogen seperti Treponema pallidum  yang menyebabkan sifilis.
  4. Chlamydias, bakteri ini merupakan patogen beberapa penyakit. Energi untuk beraktivitas diperoleh dari inangnya. Contohnya adalah Chlamydias trachomatis.
  5. Cyanobacteria, Cyanobacteria dahulu dikenal dengan nama ganggang hijau-biru (bluegreen algae) serta dimasukkan dalam kelompok alga eukariotik. Akan tetapi, belakangan diketahui bahwa alga ini termasuk prokariotik. Oleh karena itulah, ganggang hijau-biru sekarang disebut Cyanobacteria dan dikelompokkan ke dalam Eubacteria.


B. Archaebacteria

Kelompok ke dua kindom monera adalah archaebacteria. Archaebacteria adalah kelompok organism yang tinggal di daerah yang ekstrim seperti sumber mata air panas yang memiliki kadar garam yang tinggi.

Para pakar memmengelompokan Archaebacteria kedalam tiga kelompok, yaitu:
  1. Metanogen, murapakan jenis bakteri yang memperoleh makanan dengan mereduksi CO2 menggunakan H2 menjadi metana (CH4). Bakteri ini banyak hidup di rawa-rawa dan danau yang kekurangan oksigen. Bakteri ini biasa dimanfaatkan untuk pembuatan biogas.
  2. Halofil Ekstrim. merupkan kelompok archaebacteria yang hidup di habitat yang memiliki kadar garam cukup tinggi. Secara harfiah halofil berasal dari dua kata, yaitu “halo” yang berarti garam, dan “philos” yang artinya pecinta. Jadi secara bahasa halofil berarti “pecinta garam”. Biasnya halofil terdapat pada danau air asin atau laut mati. Beberapa jenis halofil hanya dapat hidup pada habitat yang tingkat garamnya 10 kali lipat dari tingkat garam lautan. Contoh Halofil ekstrim adalah halobacterium sp.
  3. Termofil ekstrim. termofil ekstrem merupakan kelompok archaebacteria yang hidup pada daerah dengan suhu tinggi mencapai 60-80 derajat celcius. Kata “Termofil” berasal dari “Termo” yang artinya suhu, dan “philos” yang berarti pecinta. Bakteri jenis ini bertahan hidup dengan cara mengoksidasi sulfur.


Untuk memahami lebih dalam mengenai klasifikasi kingdom monera, anda dapat menyimak artikel-artikel lain dari abimuda.

Monday, 10 April 2017

Kisi-kisi Soal UN Bahasa Inggris SMP dan MTs 2017 Lengkap

Kisi-kisi Soal UN Bahasa Inggris SMP dan MTs yang kami bagikan ini merupakan kisi-kisi resmi yang telah dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) melalui surat edaran Nomor 0075/SDAR/BSNP/XII/2016 tentang Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2016/2017.

Kisi-kisi inimencakup tiga level koknitive ( Pengetahuan dan Pemahaman/ Aplikasi/ penalaran) dan lima tiga cakupan materi (Fungsi Sosial, Struktur Teks, Unsur Kebahasaan).

Kami juga menyediakan link download Kisi-kisi Soal UN Bahasa Inggris untuk SMP dan MTs 2017 dalam format PDF. Bagi yang berminat link dapat ditwmukan di akhir artikel ini.

Kisi-kisi Soal UN Bahasa Inggris SMP dan MTs 2017 Lengkap
Berikut Kisi-kisi Soal UN Bahasa Inggris SMP dan MTs 2017:

Pengetahuan dan Pemahaman ( Mengidentifikasi)

a. Fungsi Sosial
  • Siswa dapat mengidentifikasi  aspek-aspek fungsi sosial:
  • topik/isu/masalah
  • tujuan/fungsi/pesan
  • latar belakang/alasan
  • akibat/dampak/manfaat
  • sikap/nilai  yang diusung
  • peran dan fungsi pembicara/penulis
  • peran dan fungsi pendengar/pembaca 
  • konteks penggunaan  (a.l. tempat, waktu, situasi,  dsb)
b. Struktur Teks
Siswa dapat mengidentifikasi keterkaitan makna antar bagian-bagian dalam teks:
  • pandangan/maksud/pendapat  yang menjadi ide utama
  • rincian argumentasi,  rincian  langkah- langkah,  rincian  peristiwa,  rincian deskripsi, rincian  unsur-unsur  teks
  • plot, alur pikiran
  • referensi makna
c. Unsur Kebahasaan
Siswa dapat mengidentifikasi  unsure kebahasaan yang terkait dengan isi teks berikut ini:
  • persamaan kata
  • word order
  • artikel,  demonstrative,  possessive pronoun
  • agreement dan number
  • tense
  • passive voice
  • referensi gramatika
  • kata sambung
  • preposisi

Aplikasi (Membandingkan, Mengklasifikasi, Menjelaskan)

a. Fungsi Sosial
Siswa dapat membandingkan mengklasifikasi,  menjelaskan  aspek-aspek fungsi sosial:

  • topik/isu/masalah
  • tujuan/fungsi/pesan
  • latar belakang/alasan
  • akibat/dampak/manfaat
  • sikap/nilai  yang diusung
  • peran dan fungsi pembicara/penulis
  • peran dan fungsi pendengar/pembaca
  • konteks penggunaan  (a.l. tempat, waktu, situasi,  dsb)


b. Struktur Teks
Siswa dapat membandingkan. mengklasifikasi,  menjelaskan keterkaitan makna antar bagian-bagian dalam teks:

  • pandangan,  maksud, pendapat yang menjadi ide utama
  • rincian argumentasi,  rincian  langkah- langkah,  rincian  peristiwa,  rincian deskripsi
  • plot, alur pikiran
  • referensi makna


c. Unsur Kebahasaan
Siswa dapat membandingkan, mengidentifikasi,  menjelaskan  unsur kebahasaan yang terkait dengan isi teks berikut ini:

  • persamaan kata
  • word order
  • artikel,  demonstrative, possessive pronoun
  • agreement dan number
  • tense
  • passive voice
  • referensi gramatika
  • kata sambung
  • preposisi
  • modal
  • kalimat  conditional
  • konstruksi derivative


Penalaran (Menyimpulkan, Merinci perbedaan/ persamaan, Menganalisis)

a. Fungsi Sosial 
Siswa dapat menyimpulkan, merinci perbedaan/persamaan, menganalisis aspek-aspek fungsi sosial:

  • topik/isu/masalah
  • tujuan/fungsi/pesan
  • latar belakang/alasan
  • akibat/dampak/manfaat
  • sikap/nilai  yang diusung
  • peran dan fungsi pembicara/penulis
  • peran dan fungsi pendengar/pembaca
  • konteks penggunaan  (a.l. tempat, waktu, situasi,  dsb)


b. Struktur Teks
Siswa dapat menyimpulkan,  merinci perbedaan/persamaan  keterkaitan makna antar bagian-bagian  dalam teks:

  • pandangan,  maksud, pendapat yang menjadi ide utama
  • rincian argumentasi,  rincian  langkah- langkah,  rincian  peristiwa,  rincian deskripsi
  • plot, alur pikiran
  • referensi makna


c. Unsur Kebahasaa
Siswa dapat membandingkan, mengidentifikasi,  menjelaskan unsur kebahasaan yang terkait dengan isi teks berikut ini:

  • persamaan kata
  • word order
  • artikel, demonstrative,  possessive pronoun
  • agreement dan number
  • tense
  • passive voice
  • referensi gramatika
  • kata sambung
  • preposisi
  • modal
  • kalimat  conditional
  • konstruksi derivative
  • kalimat,  frasa, ungkapan simpulan


Keterangan:
Jenis teks-teks lisan dan tertulis  untuk cakupan materi fungsi sosial dan struktur teks:

  1. Interaksi transaksional/interpersonal tertulis  (a.l. meminta  maaf, harapan, doa, maksud, kebiasaan,, keharusan)
  2. Fungsional pendek (a.l. announcement, notice, label)
  3. Descriptive, recount, narrative, procedure, report

Demikian Kisi-kisi Soal UN Bahasa Inggris SMP dan MTs 2017. Baca juga kisi-kisi UN SMP/MTs lain di bawah ini:


Kisi-kisi Soal UN Bahasa Indonesia untuk SMP dan MTs 2017 Lengkap

Kisi-kisi Soal UN Bahasa Indonesia SMP dan MTs yang kami bagikan ini merupakan kisi-kisi resmi yang telah dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) melalui surat edaran Nomor 0075/SDAR/BSNP/XII/2016 tentang Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2016/2017.

Kisi-kisi inimencakup tiga level koknitive ( Pengetahuan dan Pemahaman/ Aplikasi/ penalaran) dan lima lingkup materi (Membaca  Nonsastra/ Membaca Satra/ Menulis Terbatas/ Menyunting Kata,
Kalimat, Paragraf/ Menyunting Ejaan dan Tanda Baca).

http://www.abimuda.com/2017/04/kisi-kisi-soal-un-bahasa-indonesia-smp-mts-2017-lengkap.html

Kami juga menyediakan link download Kisi-kisi Soal UN Bahasa Indonesia untuk SMP dan MTs 2017 dalam format PDF. Bagi yang berminat link dapat ditwmukan di akhir artikel ini.

Berikut Kisi-kisi UN Bahasa Indonesia untuk SMP dan MTs 2017 


A. Aspek Pengetahuan dan Pemahaman (Mengidentifikasi, Menentukan, Memaknai)


a. Membaca Non Sastra
Siswa dapat
  • menentukan  makna kata/kalimat  pada teks
  • menentukan  informasi tersurat teks
  • menentukan  bagian teks
b. Membaca Sastra
Siswa dapat:
  • menentukan  makna kata dalam cerpen dan fabel
  • menentukan  makna tersurat dalam cerpen dan fabel
  • menentukan  bagian cerpen dan fable
c. Menulis Terbatas
Siswa dapat
  • melengkapi  istilah/kata dalam kalimat
d. Menyunting Kata, Kalimat, Paragraf
Siswa dapat
  • menunjukkan kata yang tidak sesuai kaidah
  • menunjukkan  kalimat yang tidak sesuai kaidah
e. Menyunting Ejaan dan Tanda Baca
Siswa dapat
  • menunjukkan kesalahan penggunaan  ejaan
  • menunjukkan kesalahan penggunaan  tanda baca

B. Aspek Aplikasi (Menyimpulkan, Menggunakan konsep/prinsip)

a. Membaca Non Sastra
Siswa dapat
  • menentukan  ide pokok teks
  • menyimpulkan  isi teks
  • menyimpulkan pendapat pro/kontra dalam teks
  • meringkas  isi teks
b. Membaca Sastra
Siswa dapat
  • menyimpulkan makna simbol dalam cerpen dan fabel
  • menyimpulkan  isi tersirat dalam cerpen/fabel
  • menyimpulkan sebab/akibat konflik
c. Menulis Terbatas
Siswa dapat
  • menyusun urutan kalimat berbagai jenis teks
  • melengkapi  paragraf
  • melengkapi  bagian teks (eksposisi, deskripsi,  ulasan,  dan lain-lain)
d. Menyunting Kata, Kalimat, Paragraf
Siswa dapat
  • menggunakan  kata bentukan (mengisi kata sesuai kaidah bentukan kata)
  • mengisi  konjungsi dalam kalimat
e. Menyunting Ejaan dan Tanda Baca
Siswa dapat
  • menggunakan ejaan
  • menggunaan  tanda baca

C. Aspek Penalaran (Mengevaluasi, Membandingkan pola (menganalisis), Menanggapi, Memvariasikan)

a. Membaca Non Sastra
Siswa dapat

  • membandingkan penggunaan  bahasa dan pola penyajian beberapa jenis teks Membaca Sastra
  • Siswa dapat menyimpulkan makna simbol dalam cerpen dan fabel
  • menyimpulkan  isi tersirat dalam cerpen/fabel
  • menyimpulkan sebab/akibat konflik
  • menilai keunggulan/ kelemahan  teks
  • mengomentari isi teks


b. Membaca Sastra
Siswa dapat

  • membandingkan pola pengembangan cerpen dan fabel
  • membandingkan penggunaan  bahasa cerpen/fabel
  • menunjukkan  bukti latar dan watak
  • mengomentari unsure intrinsik  karya sastra


c. Menulis Terbatas
Siswa dapat 

  • memvariasikan  kata
  • memvariasikan kalimat
  • menulis  dengan ilustrasi  tertentu
  • mengubah  teks ke bentuk lain


d. Menyunting Kata, Kalimat, Paragraf
Siswa dapat

  • memperbaiki kesalahan penggunaan kata, kalimat,  dan ketidak paduan paragraph
  • menentukan  alasan kesalahan penggunaan kata, kalimat,  dan ketidak paduan paragraf


c. Menyunting Ejaan dan Tanda Baca
Siswa dapat

  • memperbaiki kesalahan penggunaan  ejaan
  • memperbaiki kesalahan penggunaan  tanda baca
  • menentukan  alas an kesalahan penggunaan   ejaan dan tanda baca

Saturday, 11 March 2017

Nama-nama Bulan Hijriyah dan Masehi dalam Bahasa Arab

Sama halnya dengan  bulan masehi, bulan dalam penanggalan hijriyah juga berjumlah 12. Hal ini dipertegas oleh ayat al qur'an yang berbunyi: “Sesungguhnya jumlah bulan di sisi Allah adalah 12 bulan (yang telah ditetapkan) di dalam kitab Allah sejak menciptakan langit dan bumi. Di antara 12 bulan tersebut terdapat 4 bulan yang suci. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kalian menzhalimi diri kalian pada bulan-bulan (suci) tersebut.” (QS. At Taubah : 36)

Pada hari ini, penanggalan hijriyah masih terus digunakan oleh kaum muslimin sebagai patokan penentuan hari raya dan berbagai peribadatan yang berpatokan pada tanggal dan bulan tertentu. Walaupun harus kita akui pula, bahwapenanggalan masehi lebih banyak digunakan sebagai penanggalan resmi di berbagai negara di dunia.




Berikut nama-nama bulan hijriyah dan bulan masehi dalam bahasa Arab:

A. Bulan Hijriyah


  1. مُحَرَّمٌ         Muharam
  2.  صَفَرٌ  Safar
  3. رَبِيْعُ اْلأَوَّلِ Robiul Awal
  4. رَبِيْعُ الثّانِي Robiuts Tsani
  5.  جُمَادَى اْلأُوْلَى Jumadal Awal
  6.  جُمَادَى اْلآخِرَةِ Jumadal Akhir
  7.  رَجَبٌ                Rojab
  8.  شَعْبَانٌ Sya'ban
  9. رَمَضَانُ Ramadhan
  10.  شَوَّالٌ  Syawal
  11.  ذُو اْلقَعْدَةِ Dzulqo'dah
  12.  ذُو اْلحِجَّةِ Dzulhijjah



B. Bulan Masehi

Di negara Arab ada dua bentuk penanggalan Masehi. Yang pertama merupakan penanggalan yang mirip dan biasa kita gunakan di Indonesia. Seperti januari, februari, maret dan seterunya. Adapun yang ke dua merupakan penyesuaian yang diambil dari bahasa suryaniyah. Pada umumnya penyebutan bulan jenis kedua ini banyak digunakan di daerah Syam seperti Iraq dan Syiria.

Jenis Pertama:
  1. يَنَايِرُ         Januari
  2.  فِبْرَايِرُ Februari
  3. مَارِسُ                Maret
  4.  أَبْرِيْلُ  April
  5.  مَايُوْ         Mei 
  6.  يُوْنِيُوْ  Juni
  7.  يُوْلِيُوْ  Juli
  8.  أَغُسْطُسْ Agustus
  9.  سِبْتِمْبَرْ  September
  10.  أُكْتُوْبِر Oktober
  11. نُوْفِمْبَرْ Desember
  12.  دِيْسِمْبر Agustus
Jenis Kedua:

  1. كَانُوْنَ الثَّانِيْ   Januari
  2. شَبَاطُ                  Februari
  3. نِيْسَانُ                  Maret
  4. أَيَّارُ             April
  5. حَزِيْرَانِ Mei 
  6. تُمُّوْز          Juni
  7. آبْ       Juli
  8. أَيْلُوْل          Agustus
  9. تَشْرِيْنُ الأَوَّل September
  10. تَشْرِيْنُ الثَّانِي        Oktober
  11. كَانُوْنَ اْلأَوَّل Desember
Baca Juga:

Demikian nama-nama bulan hijriyah dan masehi dalam bahasa Arab. Semoga bermanfaat dan share kepada teman-teman anda.

Friday, 10 February 2017

25 Kata Mutiara Bijak Islami Tentang Kehidupan

Sebagai umat islam, tentulah kita telah mengetahui bahwa iman yang ada dalam kiri kita mengalami kondisi yang kadang naik kadang turun. Namun disisi lain kita juga menginginkan keteguhan iman dan berharap kematian yang baik atau husnul khotimah. Maka dari itu perlulah kita menerima nasihat-nasihat bijak para ahlul 'ilmi agar kita senantiasa istiqomah di jalanNya dan meraih akhir kehidupan yang baik.

Berikut abimuda paparkan 25 Kata Mutiara Bijak Islami Tentang Kehidupan yang juga merupakan nasehat para ahlul 'ilmi, semoga kita senantiasa berada di jalan yang diridhoi olehNya.

25 kata mutiara islami

1. "Apabila hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepadaNya, maka tidak ada yang lebih manis, lebih indah, lebih nikmat darinya." (Ibnu Taimiyah)

2. "Dunia ini bagaikan perangkap dan manusia bagaikan burung-burung. Burung itu hanya menginginkan biji-bijian dan melupakan jerat yang mematikan. Kebanyakan manusia telah melupakan tempat kembali dan condong kepada kenikmatan yang sesaat." (Ibnul Jauzi)

3. "Sesungguhnya dunia ini seperti semut yang mengumpulkan biji-bijian di musim panas sebagai simpanan makanan di musim dingin. Pada suatu hari semut membawa sebutir biji di mulutnya, lalu datanglah seekor burung yang mematuknya dan biji tersebut. Sehingga semut itu dapat memakan apa yang telah ia kumpulkan dan tidak mendapatkan apa yang ia harapkan." (Bisyr bin al-Harits)

4. "Aku bunuh sifat tamak yang ada pada diriku, maka akupun menenangkan diriku karena jiwa kapan ia tamak maka rendahlah jiwa tersebut ... Dan aku hidupkan sifat qona'ah pada diriku yang tadinya telah mati, maka dengan menghidupkannya harga dirikupun terjaga.... Jika sifat taman telah menetap di hati seorang hamba, maka ia akan didominasi dan dikuasai kerendahan." (Syair Imam Asy-Syafi'i)

5. "Tak akan bisa belajar ilmu, orang yang malu dan orang yang sombong." (Mujahid bin Jabr)

6. "Ketika Allah menutup satu pintu bagi hamba dengan hikmahNya, niscaya ia akan membuka dua pintu untuknya dengan rahmatNya." (Ibnul Qayyim al-Jauziyah)

7. "Jangan katakan kesempatan telah berlalu, karena siapa berusaha niscaya sampailah ia ke tempat yang dituju." 

8. "Jannah diselimuti oleh berbagai hal yang tidak disukai." (HR Muslim)

9. "Takkan kau dapatkan apa yang kamu cinta, kecuali dengan meninggalkan apa yang kamu suka." (Imam Hasan al-Bashri)

10. "Takkan kau raih cita-cita, kecuali dengan bersabar terhadap apa yang tidak kamu suka." (Imam Hasan al-Bashri)

11. "Telah sepakat orang-orang yang berakal, bahwa kenikmatan tidak diraih dengan kenikmatan, dan barang siapa yang mendahulukan rehat, maka kelak ia kehilangan masa rehat." (Ibnu Qayyim al-Jauziyah)

12. "Barang siapa banyak tidur maka dia tidak mendapatkan barakah dalam umurnya." (Umar bi Khathab ra)

13. "Seorang penuntut ilmu tidak memiliki amalan di malam hari? yakni alangkah jauhnya antara cita-cita dengan usaha yang dilakukan." (Imam Ahmad bin Hambal)

14. "Tidur sejenak di sianga hari adalah kebiasaan orang baik karena hal itu bisa mengistirahatkan hati dan menguatkan shalat di waktu malam." (Ishak bin Abdillah bin Abi Farwah)

15. "Orang yang tidur siang namun tidak shalat malam seperti halnya orang yang makan sahur, namun tidak puasa di siang harinya." 

16. "Tabi'at ilmu itu didatangi, bukan ditunggu kedatangannya."

17. "Cita-cita yang tinggi hanya bisa diraih dengan himmah aliyah (motivasi yang tinggi) dan niyyah shahihah (niat yang benar)." (Ibnu Qayyim al-Jauziyah)

18. "Ilmu dan amal adalah saudara kembar, ibu dari keduanya adalah himmah aliyah". (Ibnu al-Jauzi)

19. "Sebaik-baik teman disegala kondisi adalah buku".

20. "Ikatlah ilmu dengan catatan".

21. "Ilmu adalah buruan, sedangkan catatan laksana tali pengikat. Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat. Adalah tindakan bodoh jika anda menangkap merpati lalu Anda biarkan ia terlepas bersama kawanannya." (Imam Asy-Syafi'i)

22. "Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu (syar'i), maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju syurga." (HR Muslim)

23. "Manusia itu lebih membutuhkan ilmu daripada makanan dan minuman. Karena makanan dan minuman sehari dua atau tiga kali, sedangkan ilmu dibutuhkan setiap waktu. Kalau bukan karena ilmu, niscaya manusia seperti binatang." (Imam Ahmad rahimahullah)

24. "Jika tekad telah bulat maka jalan akan jelas terlihat."

25. "Berpeganglah pada jalan hidayah, jangan ragu akan sedikitnya orang yang menempuh jalannya. Jauhilah jalan kesesatan dan jangan tertipu oleh banyaknya jumlah orang yang bergabung bersama mereka." (Fudhail bin Iyadh)

Demikianlah 25 Kata Mutiara Bijak Islami tentang kehidupan, semoga menjadi inspirasi bagi kita semua untuk lebih istiqomah di jalanNya, aamin..

Wednesday, 23 November 2016

Penjelasan 3 Sifat Stratifikasi Sosial (terbuka, tertutup dan campuran)

Pada dasarnya sifat stratifkasi sosial ada yang terbuka dan tertutup. Walaupun sebagian lain berpendapat ada sifat Stratifikasi yang ke tiga yaitu sifat campuran. Dari kalasifikasi ini Stratifikasi Sosial juga dapat digolongkan menjadi Stratifikasi sosial terbuka (open social stratification), Stratifikasi sosial tertutup (closed social stratification) dan Stratifikasi sosial campuran.

Baca: Pengertian Stratafikasi Sosial dan Macam-macamnya Menurut Ahli

Stratifikasi sosial terbuka (open social stratification)

Stratasiskasi jenis ini memiliki sifat terbuka. Artinya person yang ada di dalam masyarakat yang menerapkan sistem ini memiliki keluasan untuk berpindah dan merubah kedudukan sosialnya di mata masyarakat. Jadi apabila hari ini misalnya ada seorang anak petani yang miskin, maka tidak menutup kemungkinan saat dewasa nanti ia berubah menjadi orang kaya atau orang terhormat di mata masyarakatnya. Itu semua tergantung sejauh mana usaha dan pengorbanan yang ia lakukan.


Stratifikasi Sosial Tertutup (closed social stratification)

Stratasiskasi jenis ini memiliki sifat tertutup. Artinya kemungkinan seseorang untuk berpindah dan merubah kedudukan sosisialnya sudah atau nyaris tertutup. Hampir tidak mungkin bagi masyarakat yang hidup dalam sistem Stratasiskasi jenis ini untuk mendapatkan kelas sosial yang ia inginkan. Semuanya sudah diwariskan melalui jalur kelahiran dan keturunan.

Stratifikasi Sosial Campuran.

Stratasiskasi jenis ini memadukan dua sifat terdahulu; terbuka dan tertutup. Artinya ada beberapa lini kehidupan yang menggunakan sistem terbukan dan sebagian lainnya tertutup. Contohnya dalam masyarakat Bali. Dalam bidang budaya dikenal sistem atau budaya kasta yang tertutup dan tidak memungkinkan anggota masyarakat berpindah kedudukan sosialnya. Namun di bidang lain, misalnya bidang ekonomi, masyarakat Bali tidak mengenal kasta dan bersifat terbuka, artinya tinggi rendahnya kedudukan sosial yang dimiliki oleh anggota masyarakat tegantung pada kemampuan dan kecakapannya.

Demikian sifat-sifat yang ada pada stratifikasi sosial masyarakat. Anda juga dapat membaca artikel lain tentang stratifikasi seperti: