4 Dasar Terbentuknya Stratifikasi Sosial

Advertisement
Terbentuknya stratifikasi sosial atau pelapisan sosial setidaknya didasari oleh empat hal. Keempat hal tersebut merupakan sesuatu yang dihargai ditengah masyarakat, sehingga siapa yang memilikinya dalam nilai atau jumlah lebih, secara otomatis kelas sosialnyapun akan naik. Sebaliknya jika keempat hal tersebut tidak dimiliki atau jumlahnya sedikit, maka kelas sosial yang diperolehnyapun semakin rendah.

Berikut 4 Dasar Terbentuknya Stratifikasi Sosial

Kekayaan (capital)


Di mata manusia, seorang yang memiliki kekayaan yang melimpah akan memiliki kedudukan yang tinggi. Semakin banyak harta yang dimiliki, semakin tinggi pula kelas sosialnya di tengah masyarakat. Maka tak heran, jika manusia selalu saja berlomba-lomba untuk merauk harta sebanyak-banyaknya. Bahkan dalam sebuah hadits dikatakan bahwa ketika manusia mendapatkan satu lembah yang penuh emas, ia pasti menginginkan untuk mendapatkan lebah emas berikutnya.

Kekuasaan (power)

Selain harta benda, kekuasaan memiliki andil yang luar biasa dalam menentukan stratifikasi sosial. Orang yang memiliki kekuasaan dan kewenangan dianggap penting dan dihormati oleh orang disekitarnya.

Kehormatan (privilege)

Seseorang dapat menempati posisi tinggi dalam lapisan sosial masyarakat bila ia sangat dihormati atau disegani. Dalam sistem kasta misalnya, para brhmana yang merupakan pendeta bagai agama hindu memiliki kedudukan yang sangat dihormati oleh masyarakatnya.

Baca: Pengertian Stratifikasi Sosial Terbuka dan Stratifikasi Tertup beserta Contohnya

Ilmu Pengetahuan (knowledge)

Seorang yang memiliki pengetahuan yang luas juga memiliki kedudukan yang tinggi di masyarakat. Seorang guru, dosen, ustadz atau semisalnya sangat dibutuhkan dan didengar perkataannya oleh masyarakat.

Demikian 4 dasar terbentunya stratifikasi sosial di masyarakat. Keemapat hal tersebut sebenarnya hanya bersifat keduniawian saja. Bagi umat muslim yang terpenting sebenarnya adalah kedudukan di hadapan penciptanya. Semakin bertakwa seorang muslim maka semakin tinggi derajatnya di hadapan Alloh.