Pengertian & Ciri-ciri Kalimat Efektif dan Kalimat tidak Efektif Serta Cara Membedakan Antara Keduanya

Advertisement

Di dalam bahasa Indonesia kita mengenal istilah kalimat efektif dan kalimat tidak efektif. Lalu apa itu kalimat efektif dan apa ciri-ciri kalimat efektif dan tidak efektif serta bagaimana membedakan antara keduanya? Nah silahkan simak pembahasan berikut ini baik-baik, semoga setelah membacanya kamu dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas.

Ciri-ciri Kalimat Efektif

Ciri-ciri Kalimat Efektif dan Kalimat tidak Efektif
Apa Ciri-ciri Kalimat Efektif & Tidak Efektif ?

Seperti yang telah sobat abimuda ketahui bahwa setiap kalimat memiliki ciri-ciri atau kekhasan yang ada, sehingga mudah untuk  dibedakan. Begitu juga dengan kalimat efektif dan tidak efektif.
Berikut ini adalah ciri-ciri kalimat efektif: 

  • Kalimat efektif memiliki bentuk yang pararel. Dalam kalimat efektif terdapat kesamaan bentuk kata yang dipakai di dalam suatu kalimat. Dapat disimpulkan, apabila bentuk kata pertama adalah nomina, maka bentuk kedua, ketiga, keempat, kelima dan seterusnya harus memakai kata nomina.
Contoh:
Tugas seorang murid adalah belajar, berkarya, dan berprestasi.
           > Kalimat di atas termasuk efektif.
Tugas seorang murid adalah mempelajari, berkarya dan prestasi.
           > Kalimat di atas tidak efektif.
Dapat disimpulkan bahwa kedua kalimat tersebut di atas pada poin 1 efektif karena memiliki kesamaan pararel, sedang yang poin kedua tidak efektif karena  tidak memiliki kesamaan bentuk.
Kesamaan bentuk pararel pada kalimat poin satu adalah kata-kata yang dipakai adalah kata verbal, sedangkan pada kalimat poin dua memakai verbal dan juga nomina.
  • Kalimat efektif memiliki struktur sama atau setara. Kesetaraan pada kalimat efektif dapat dilihat dari keseimbangan atau kesamaan antara struktur bahasa yang digunakan dan juga gagasan atau pikiran yang ingin disampaikan.
Contoh:
Andi anak yang suka menolong dan budi adalah anak yang nakal.
           > Kalimat tersebut tidak efektif.
Andi adalah anak yang suka menolong, sedangkan budi adalah anak yang nakal.
           > Kalimat tersebut efektif.
Pada kedua contoh di atas terlihat jelas bahwa pada kalimat poin 1 tidak efektif, karena pada kalimat poin 1 memiliki struktur yang tidak setara atau sepadan, maksud dari kalimat tersebut ingin membandingkan antara Andi dan Budi namun kunjungsi atau kata hubung yang digunakan salah.
  • Kalimat efektif memiliki penghematan kata. Dalam kalimat efektif memiliki kehematan kata, maksud dari kehematan kata adalah kalimat efektif yang tidak memakai kata, frasa, atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu.
Contoh:
Sebab dia tidak mengerjakan pr dia dimarahi oleh guru.
           > Kalimat tersebut tidak efektif.
Sebab tidak mengerjakan pr, dia dimarahi oleh guru.
           > Kalimat tersebut efektif.
  • Kalimat efektif memiliki kecermatan penalaran. Pada kalimat efektif memiliki kecermatan penalaran, maksudnya adalah kalimat tersebut tidak menimbulkan ambiguitas atau memiliki makna yang ganda.
  • Kalimat efektif memiliki gagasan yang padu. Pada kalimat efektif telah ditandai dengan unsur-unsur kalimat yang telah tersusun dengan baik sehingga memiliki gagasan atau pikiran yang padu. Ketidak paduan gagasan adalah terjadi karena seringnya adanya penggunaan unsur kalimat berupa keterangan yang disisipkan antara subjek dan predikat.
  • Kalimat efektif memiliki bahasa yang logis atau masuk akal.
  • Kalimat efektif memiliki ketepatan kata.

Ciri-ciri Kalimat Tidak Efektif

  • Kalimat tidak efektif terdapat dua kunjungsi pada suatu kalimat yang memiliki dua klausa.
  • Kalimat tidak efektif terdapat kunjungsi setelah tanda koma.
  • Kalimat tidak efektif adalah kalimat yang diawali dengan kunjungsi.
  • Kalimat yang diawali dengan preposisi kemudian diikuti oleh predikat yang berimbuhan me.
  • Kalimat tidak efektif tidak sesuai EYD
  • Kalimat tidak efektif bahasanya terkadang tidak logis.

Cara Membedakan Kalimat Efektif dan Tidak Efektif

Cara membedakan kalimat efektif dan tidak efektif tentu tidak sulit, cukup melihat dari kedua ciri-ciri yang ada pada masing-masing kalimat. Karena ciri-ciri tersebut sudah cukup bisa menjadi pembeda.
Selain itu, perhatikan baku dan tidaknya kalimat, jika efektif maka akan baku, tetapi jika tidak efektif tidak baku, justru cenderung tidak mengikuti aturan EYD.

Untuk contoh yang lebih banyak, silahkan baca  30 Contoh Kalimat Efektif dan Contoh Kalimat Tidak Efektif Bahasa Indonesia

Itulah tadi pembahasan tentang ciri-ciri kalimat efektif dan tidak efektif dan cara membedakannya. Semoga dapat bermanfaat bagi sobat abimuda dimana pun berada.