Penjelasan Lengkap Struktur Sel Hewan dan Struktur Sel Tumbuhan

Advertisement
Struktur sel hewan dan struktur sel tumbuhan sebenarnya tidak begitu berbeda. Secara umum semua sel pada makhluk hidup baik yang terdapat pada manusia, hewan ataupun tumbuhan terdiri atas dua bagian utama, yaitu memberan sel dan protoplasma.

struktur hewan dan tumbuhan
(a) sel hewan (b) sel tumbuhan

MEMBERAN SEL

Memberan memiliki nama lain memberan plasma. Memberan sel adalah bagian terluar sel yang berupa selaput yang tersusun dari bahan lemak dan protein yang biasa disebut dengan istilah lipoprotein.

Memberan sel berfungsi sebagai dinding pembatas dan pelindung isi sel serta sebagai pengatur keluar masuknya zat dari atau ke luar sel. Bagian ini bersifat semipermeabel yang hanya bisa dilewati oleh zat-zat tertentu seperti air, zat yang terlarut dalam lemak dan ion-ion tertentu.

Lapisan memberan pada sel hewan dan sel tumbuhan agak sedikit berbeda. Pada sel hewan memberan terbuat dari selulosa yang tergolong karbohidrat yang cuku sulit untuk dicerna. Walhasil sel tumbuhan cenderung bersifat kaku dan berbentuk tetap.

PROTOPLASMA

Protoplasma adalah bagian hidup dari sebuah sel yang dikelilingi oleh membran plasma . Protoplasma tersusun dari sitoplasma dan organel-organel yang memiliki fungsi tertentu.

Sitoplasma merupakan cairan sel yang mengandung berbagai macam zat. Zat-zat tersebut berbentuk larutan koloid yang ukuran diameter zat terlarutnya sangat kecil yaitu antara 0,001 - 0,1 mikron. Koloid sitoplasma sebagian besarnya terdiri dari air (65% - 75%)  dan sisanya berupa protein, gula, enzim, hormon, lemak, dan garam mineral. Sitoplasma merupakan tempat berlangsungnya proses metabolisme sel.

Adapun organel-organel yang terdapat pada protoplasma jumlahnya cukup banyak, antara lain:

A. Inti Sel

Inti sel disebut juga nukleus. Nukleus lazimnya berbentuk oval atau bulat dan terletak di tengah-tengah sel. Seperti otak inti sel memiliki fungsi sebagai pengendali seluruh kegiatan sel.

Di dalam inti sel terdapat cairan inti nukleoplasma dan benang kromosom. Benang kromosom ini terdiri dari benang-benang kromatim yang dapat menyerap banyak zat warna. Sehingga banyak ahli menyimpulkan bahwa kromosomlah yang merupakan pembawa sifat menurun pada makhluk hidup.

B. Retikulum Endoplasma

Memberan Retikulum Endoplasma merupakn kelanjutan dari memberan luar inti sel yang berbentuk saluran berluku melewati cairan sitoplasma dan bermuara pada memberan sel. Retikulum Endoplasma berfungsi sebagai menyusun dan menyalurkan zat-zak ke dalam sel.

Retikulum Endoplasma memiliki dua tipe, yaitu Retikulum Endoplasma berbintil dan Retikulum Endoplasma halus. Perbedaan antara kedanya terletak pada struktur memberan. Retikulum Endoplasma berbintil memiliki ribosom sedangkan Retikulum Endoplasma halus tidak.

C. Ribosom

Ribosom merupan organel yang berfungsi untuk sintesis protein. Ribosom ada yang menempel di memberan retikulum endoplasma dan adapula yang beredar bebas di sitoplasma.

D. Badan Golgi

Badan golgi atau biasa disebut dengan istilah kompleks golgi atau organel sekresi merupakan kumpulan ruang, kantong  dan gelembung-gelembung kecil yang bertumpuk satu sama lain.  Badan Golgi berfungsi sebagai alat sekresi dan lendir. Dan oleh sebab ini pula Badan Golgi disebut sebagai organel sekresi. Adapun pada tumbuhan kompleks golgi disebut diktiosom.

E. Mitrokondria

Secara singkat mitrokondria merupakan penghasil energi bagi sel. Di dalam bagian ini berlangsung proses respirasi atau proses menghasilkan energi. Mitokondria sendiri berukuran sebesar bakteri dan memiliki memberan luar dan memberan dalam.

F. Plastida

Plastida merupakan badan bermemberan rangkap yang berpigmen. Plastisida yang memiliki pigmen hijau (klorofil) biasa disebut dengan kloroplas sedangkan yang berisi amilum disebut amiloplas. Kloroplas hanya terdapat pada sel tumbuhan yang mana klorofil yang terkandung di dalamnya digunakan tumbuhan untuk proses fotosintesis.

G. Lisosom

Lisosom adalah kantong kecil bermemberan tunggal yang berisi enzim pencernaan. Lisosom berfungsi mencerna bagian sel yang telah mengalami kerusakan atau mencerna zat asing yang masuk ke dalam sel.

H. Vakuola

Vakuola bisa kita artikan sebagai ruangan sel. Pada sel tumbuhan yang sedah menua, ruangan sel ini berukuran besar dan berisi banyak cadangan makanan serta pigmen warna. Sedangkan pada sel hewan, vakuola cenderung berukuran lebih kecil.